GARUT INTAN NEWS – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Golkar, Iman Alirahman, menggelar kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, pada Rabu (20/05). Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang didominasi persoalan infrastruktur.
Warga mengusulkan sejumlah kebutuhan pembangunan, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, saluran irigasi, hingga penguatan tebing penahan tanah (TPT) di beberapa titik rawan longsor. Kondisi geografis wilayah Sukanegla yang berbukit dinilai memerlukan perhatian khusus, meskipun secara administratif masuk kawasan perkotaan.
Iman Alirahman mengatakan, Kelurahan Sukanegla memiliki karakteristik yang berbeda dibanding wilayah perkotaan lainnya. Menurutnya, secara geografis kawasan tersebut lebih menyerupai pedesaan dengan struktur tanah yang labil di beberapa lokasi.
“Secara administratif Sukanegla itu wilayah perkotaan, tapi secara geografis kondisinya seperti desa. Kontur dan struktur tanah di beberapa titik cukup labil, sehingga masyarakat membutuhkan penguatan tanah atau TPT di wilayah rawan longsor,” ujarnya.
Ia menyebutkan, sejumlah RW di Sukanegla mengajukan pembangunan TPT karena terdapat beberapa rumah warga dan fasilitas ibadah yang berada di dekat jurang. Namun di sisi lain, terdapat ketentuan dalam bidang PUPR yang membuat pembangunan TPT di kawasan perkotaan belum menjadi prioritas.
“Ini menjadi persoalan, karena di sini memang sangat membutuhkan TPT. Ada rumah warga dan masjid yang posisinya berada di dekat jurang sehingga rawan longsor,” katanya.
Selain persoalan kebencanaan dan infrastruktur dasar, Iman juga menilai potensi ekonomi masyarakat Sukanegla cukup baik. Wilayah tersebut memiliki aktivitas pertanian, industri bata, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang bekerja di kawasan perkotaan.
Karena itu, ia menegaskan bahwa dukungan infrastruktur seperti jalan dan irigasi menjadi kebutuhan penting guna menunjang aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan lingkungan di wilayah tersebut.
