GARUT INTAN NEWS – Kepedulian terhadap keselamatan siswa berkebutuhan khusus menjadi alasan utama pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di lingkungan SLB Al Hasyemi yang berlokasi di Kampung Karyamekar RT 02 RW 04, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.
Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Al Hasyemi tersebut berdiri sejak tahun 2013 dan hingga kini menjadi tempat menimba ilmu bagi 42 siswa berkebutuhan khusus. Dengan didukung oleh 11 tenaga pendidik dan staf yayasan, sekolah terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Ketua Yayasan Al Hasyemi, Ir. Dedi Kusnadi, menjelaskan bahwa pembangunan TPT dilakukan karena posisi sekolah berada di area lereng atau lahan miring yang berpotensi menimbulkan risiko bagi para siswa. Mengingat kondisi peserta didik yang memiliki kebutuhan khusus, faktor keamanan menjadi prioritas utama.
“Pembangunan TPT ini sangat penting untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi siswa saat beraktivitas di lingkungan sekolah. Lokasi sekolah yang berada di lereng membuat kami perlu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat membahayakan keselamatan anak-anak,” ujarnya.
TPT yang dibangun memiliki ukuran panjang 17,5 meter dengan tinggi 6 meter. Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 85 persen dan berjalan sesuai dengan proposal yang telah diajukan sebelumnya.
Keberadaan TPT diharapkan tidak hanya memperkuat struktur lahan sekolah, tetapi juga memberikan ketenangan bagi para orang tua, guru, dan siswa dalam menjalani kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
