GARUT INTAN NEWS – Anggota DPRD Garut dari Fraksi PKS, Hj Eneng Kustini, mengunjungi sejumlah warga penerima program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di salah satu desa di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut, Kamis (28/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dengan kondisi sosial-ekonomi penerima yang memprihatinkan.
Menurut Eneng, berdasarkan informasi yang diterimanya dari warga, terdapat dua rumah yang dijadwalkan mendapatkan bantuan bedah rumah pada bulan ini dalam bentuk material bangunan.
“masyarakat bersama tokoh-tokoh setempat bergotong royong membantu agar rumah tersebut bisa terwujud dan layak dihuni,” ujar Eneng.
Melihat kondisi tersebut, Eneng mengaku tergerak untuk memberikan bantuan pribadi sebagai bentuk kepedulian dan motivasi kepada warga penerima manfaat.
Salah satu penerima bantuan yang dikunjunginya adalah seorang pria lanjut usia berusia hampir 70 tahun yang mengalami disabilitas pada bagian kaki. Rumah berukuran sekitar 14 x 7 meter yang ditempatinya dihuni oleh tiga keluarga dengan kondisi bangunan yang dinilai sangat tidak layak huni.
“Kondisinya sangat memprihatinkan. Beliau menggunakan tongkat bambu untuk berjalan karena mengalami cacat pada kaki. Rumahnya dihuni tiga keluarga dan kondisinya jauh dari kata layak. Saya memberikan bantuan ala kadarnya dan berjanji akan membantu menyediakan tongkat yang lebih layak untuk digunakan,” katanya.
Eneng juga mengunjungi seorang janda dengan dua anak yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Salah satu anaknya diketahui mengalami gangguan mental yang diduga dipengaruhi oleh tekanan kondisi sosial dan ekonomi keluarga.
