BerandaBabancongRespon Cepat Dinkes Garut dalam Investigasi dan Penanganan Kasus Keracunan Satu Keluarga...

Respon Cepat Dinkes Garut dalam Investigasi dan Penanganan Kasus Keracunan Satu Keluarga di Cibatu

GARUT INTAN NEWS – Dinas Kesehatan Kabupaten Garut merespons cepat kasus keracunan yang menimpa satu keluarga di Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu. Asep Surachman, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, mengungkapkan kronologi peristiwa dan langkah-langkah tanggap yang diambil dalam menangani kejadian tersebut pada Selasa, 16 Januari 2024.

Pada tanggal 14 Januari 2024, keluarga tersebut mengalami gejala pusing, mual, dan diare setelah mengonsumsi makanan yakni Jamur. Mereka segera dibawa ke IGD Puskesmas Cibatu pada jam 21.30 WIB. Asep Surachman menyatakan, “Kami memastikan kebenaran informasi tersebut dan langsung melakukan investigasi dengan fokus utama pada penyelamatan dan evakuasi korban. Alhamdulillah, tindakan perawatan dan pengobatan dilakukan dengan baik meskipun pada awalnya kondisi korban belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.”

Keesokan harinya, tim dari Dinas Kesehatan melakukan investigasi tambahan. Asep Surachman melakukan wawancara dengan satu keluarga korban untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Tuan S, kepala keluarga yang berusia 57 tahun, menjelaskan bahwa dia menemukan jamur di pematang sawah sekitar pukul 11:00 siang. Jamur tersebut kemudian dimasak oleh anaknya pada pukul 16:00 WIB dengan tambahan cabai, air, dan garam. Setelah makan bersama keluarga yang terdiri dari 6 orang, termasuk istri dan anak-anaknya, gejala pusing dan mual muncul sekitar pukul 18.00 WIB atau pada waktu magrib.

Asep Surachman menyatakan, “Dugaan keracunan makanan terkonfirmasi karena lebih dari satu orang mengalami efek gejala yang sama setelah mengonsumsi makanan yang identik. Ini melibatkan enam orang, yang menegaskan bahwa ini kasus keracunan makanan.”

Pada pukul 21.30 WIB, atas inisiatif Rt, Rw, serta kerabat dan tetangga terdekat, keluarga korban dibawa ke Puskesmas untuk penanganan lebih lanjut. “Kami berhasil mengamankan pasien sehingga terselamatkan,” tambah Asep Surachman.

Dalam upaya menentukan penyebab pasti, sampel jamur dan muntahan pasien diambil untuk dilakukan penilaian laboratorium. Dinkes Garut juga berkoordinasi dengan aparat setempat untuk mengamankan lokasi dan mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi makanan di sekitar tempat ditemukannya jamur yang diduga beracun.

“Walaupun masih dalam status dugaan, tetap diperlukan kewaspadaan hingga hasil dari laboratorium keluar dalam waktu 7-10 hari mendatang,” tegas Asep Surachman.
Saat ini, semua korban telah pulih dan telah dipulangkan ke rumahnya. Kasus ini menunjukkan respons cepat dan efektif dari Dinas Kesehatan Garut dalam menangani insiden kesehatan masyarakat.

Simak berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita GarutIntanNews.com di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUeKWD1iUxcq6U1Fe40. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Banyak Dibaca