GARUT INTAN NEWS — Harga sejumlah komoditas sayuran di tingkat petani Kabupaten Garut kembali mengalami pergerakan pada pekan keempat September 2026. Dari 12 komoditas yang dipantau, 7 komoditas mengalami kenaikan, 2 stabil, dan 3 komoditas mengalami penurunan.
Berdasarkan laporan data harga komoditas sayuran Kabupaten Garut, sumber data berasal dari petani di Kecamatan Cikajang, Kecamatan Bayongbong, dan Kecamatan Banyuresmi dengan pemantauan harga pada 21–25 September 2026.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ardhy Firdinan, mengatakan Komoditas yang mencatat kenaikan paling tinggi adalah kol/kubis, yakni mencapai 36 persen. Harga rata-rata kol/kubis naik dari Rp2.200 per kilogram pada pekan sebelumnya menjadi Rp3.000 per kilogram pada pekan keempat September.
Kenaikan signifikan berikutnya terjadi pada buncis yang mencapai 27 persen. Rata-rata harga buncis naik dari Rp8.200 menjadi Rp10.400 per kilogram.
Sementara itu, siampo mengalami kenaikan sebesar 13 persen, dari rata-rata Rp3.100 menjadi Rp3.500 per kilogram. Harga wortel juga meningkat 11 persen menjadi Rp5.000 per kilogram.
Komoditas lainnya yang mengalami kenaikan adalah cabai rawit merah sebesar 1 persen menjadi Rp51.000 per kilogram dan kacang merah sebesar 1 persen menjadi Rp15.200 per kilogram. Harga tomat naik 3 persen menjadi Rp3.400 per kilogram.
Di sisi lain, tiga komoditas mengalami penurunan. Bawang merah turun paling besar, yakni 5 persen, dari Rp16.000 menjadi Rp15.200 per kilogram.
Harga cabai merah keriting turun 4 persen menjadi Rp32.200 per kilogram, sedangkan kentang ABCturun 2 persen menjadi Rp8.100 per kilogram.
Adapun dua komoditas yang relatif stabil adalah cabai merah dengan rata-rata Rp28.000 per kilogram dan labu siamsebesar Rp5.000 per kilogram.
Dari seluruh komoditas yang dipantau, cabai rawit merah menjadi sayuran dengan harga rata-rata tertinggi, yakni Rp51.000 per kilogram. Sedangkan kol/kubis menjadi komoditas dengan harga rata-rata terendah, yaitu Rp3.000 per kilogram.
Daftar Harga Rata-rata Sayuran Garut Pekan Keempat September 2026
|
Komoditas |
Rata-rata Harga |
Perubahan |
|
Cabai Rawit Merah |
Rp51.000/kg |
+1% |
|
Cabai Merah Keriting |
Rp32.200/kg |
-4% |
|
Cabai Merah |
Rp28.000/kg |
0% |
|
Bawang Merah |
Rp15.200/kg |
-5% |
|
Kacang Merah |
Rp15.200/kg |
+1% |
|
Buncis |
Rp10.400/kg |
+27% |
|
Kentang ABC |
Rp8.100/kg |
-2% |
|
Wortel |
Rp5.000/kg |
+11% |
|
Labu Siam |
Rp5.000/kg |
0% |
|
Siampo |
Rp3.500/kg |
+13% |
|
Tomat |
Rp3.400/kg |
+3% |
|
Kol/Kubis |
Rp3.000/kg |
+36% |
Pergerakan harga tersebut menunjukkan kondisi harga komoditas sayuran di tingkat petani Garut masih dinamis. Pemantauan dilakukan terhadap sejumlah sentra pertanian untuk melihat perkembangan harga dari waktu ke waktu.