GARUT INTAN NEWS – Dinas Pertanian Kabupaten Garut kembali menggelar bazaar rutin yang menghadirkan berbagai komoditas pertanian dan produk olahan langsung dari petani. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat pemasaran hasil pertanian lokal sekaligus mendekatkan produsen dengan konsumen di wilayah Kabupaten Garut.
Bazaar yang digelar secara rutin setiap minggu pertama di awal bulan ini menghadirkan beragam komoditas unggulan, mulai dari buah-buahan, sayuran, hingga produk olahan Kelompok Wanita Tani (KWT).
Adapun komoditas yang tersedia di antaranya jeruk, beras Mentik Susu, lele marinasi, konyal, alpukat berbagai jenis, jamur tiram, aneka olahan KWT, ubi Cilembu, sayuran organik, sayuran lokal, beras lokal, telur, serta bawang merah.
Menariknya, seluruh produk yang dipasarkan berasal langsung dari petani. Harga jual pun ditentukan oleh petani tanpa intervensi pihak dinas, sehingga lebih kompetitif dibandingkan harga di pasar umum.
“Ya, sumbernya langsung dari petani. Harganya juga lebih murah dibandingkan pasar. Yang jualan juga rata-rata petaninya langsung, dan harga ditentukan mereka, dinas tidak ikut campur,” ujar Kepala Bidang Perlindungan dan Pengembangan Usaha Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Susi Suhartianti Pada Kamis (4/06).
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap awal bulan pada minggu pertama. Selain itu, produk yang ditampilkan juga diambil secara bergiliran dari berbagai wilayah kerja UPTD untuk menonjolkan komoditas unggulan masing-masing daerah.
“Ini juga kegiatan rutin tiap minggu pertama awal bulan. Produk yang dibawa pun bergiliran dari wilayah kerja UPTD untuk menampilkan unggulannya,” tambahnya.
Melalui bazaar ini, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat rantai pemasaran hasil pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Garut.
