GARUT INTAN NEWS– Sebanyak perwakilan dari 15 negara, termasuk dari kawasan Uni Eropa, melakukan kunjungan ke Piazza Firenze Garut. Kunjungan ini menjadi bagian dari misi budaya sekaligus upaya memperkenalkan potensi Garut ke kancah internasional.
Founder Piazza Firenze Garut yang juga Ketua Koperasi Artisan Kulit Indonesia, Poppy Dharsono, mengungkapkan bahwa kedatangan para delegasi tersebut dilatarbelakangi rasa penasaran mereka terhadap perkembangan pusat kerajinan kulit di Garut.
“Ada 15 negara. Mereka sudah lama mengenal saya, bahkan sering bertanya ketika saya harus ke Garut di malam hari lalu pagi harinya kembali rapat. Selama tiga tahun seperti itu, akhirnya mereka penasaran apa yang sebenarnya saya kerjakan di Garut,” ujar Poppy.
Ia menambahkan, sejak grand opening Piazza Firenze sekitar setahun lalu, antusiasme terhadap kawasan tersebut semakin meningkat. Para delegasi pun menyempatkan diri untuk melihat langsung proses produksi hingga hasil karya pengrajin lokal.
“Kita tujuan mereka biar mereka dateng ke sini, mereka sudah happy dikasih tas keren memorinya ada disini jadi kalau ada delegasi dateng punya waktu luang, pasti di suruh datang ke Garut” tambahnya.
Lebih jauh, Poppy menekankan bahwa pengembangan Piazza Firenze tidak hanya berfokus pada industri kulit, tetapi juga menjadi bagian dari visi besar menjadikan Garut sebagai kota ekowisata.
“Garut punya semua potensi untuk menjadi ecotourism city. Ada kulit, ikan, cokelat, kopi, akar wangi, hingga cigar. Kita hanya perlu membangun kembali semangatnya. Kulit hanyalah bagian dari keseluruhan potensi itu,” jelasnya.
Ia juga menyoroti peran penting para Delegasi duta besar dalam mempromosikan Garut secara tidak langsung.
“Saya melihat para istri duta besar ini punya peran besar. Mereka akan menceritakan keindahan Garut, keramahan masyarakatnya, sehingga setiap ada delegasi dari negara mereka, Garut bisa menjadi tujuan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyampaikan apresiasi terhadap peran Poppy Dharsono yang dinilai mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif di daerah.
“Poppy darsono adalah sosok yang menginspirasi juga menggerakan sampai detik ini dan hari ini ada tamu special dari istri istri dari duta besar yang kemudian datang kesini terutama untuk misi kebudayaan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperluas pasar industri kulit Garut ke tingkat internasional.
“Ini adalah kegiatan promosional dari Central kulit yang mana kami berharap Central kulit ini bisa mendapatkan pasar dari internasional dari luar negeri Karena pasarnya lebih menjanjikan kita berharap dari teman-teman duta besar seluruh dunia ini bisa memberikan masukan positif” pungkasnya.
