BerandaBabancongAntisipasi Kemarau, Dinas Pertanian Garut Siapkan Pompa Air dan Dorong Petani Gunakan...

Antisipasi Kemarau, Dinas Pertanian Garut Siapkan Pompa Air dan Dorong Petani Gunakan Varietas Tahan Kekeringan

GARUT INTAN NEWS – Menghadapi potensi musim kemarau tahun ini, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PPUP) Dinas Pertanian Garut, Susi Suhartianti, menegaskan bahwa langkah antisipasi yang dilakukan tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan fokus pada kesiapsiagaan petani dan dukungan sarana di lapangan.

Susi menjelaskan, pihaknya secara rutin telah menginstruksikan para petugas lapangan untuk memberikan edukasi kepada petani agar mengikuti jadwal tanam yang sesuai saat memasuki musim kemarau. Selain itu, petani juga dianjurkan menggunakan varietas tanaman, khususnya padi, yang lebih tahan terhadap kekeringan.

“Petugas kami di lapangan sudah rutin memberikan informasi kepada petani untuk mengikuti jadwal tanam dan menggunakan varietas tahan kekeringan sebagai langkah antisipasi,” ujar Susi.

Jika kekeringan mulai terjadi, Dinas Pertanian Garut akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan langkah tanggap darurat. Salah satu upaya konkret yang disiapkan adalah menurunkan brigade alat dan mesin pertanian (alsin), khususnya pompa air, guna membantu petani yang belum memiliki sarana tersebut.

“Kami akan menurunkan brigade pompa air untuk membantu petani, termasuk dukungan operasionalnya dari dinas,” katanya.

Selain itu, Dinas Pertanian juga telah memetakan wilayah-wilayah yang rawan dan sangat rawan kekeringan. Di daerah tersebut, petani didorong untuk lebih mandiri dalam mengantisipasi risiko, salah satunya dengan mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Susi berharap petani tidak lagi bergantung pada bantuan stimulan dari pemerintah, melainkan secara aktif mendaftarkan diri dalam program asuransi tersebut.

“Kami berharap petani bisa mandiri dan sadar untuk mendaftar AUTP. Sekecil apapun manfaatnya, mereka tetap akan mendapatkan perlindungan, termasuk penggantian premi,” jelasnya.

Untuk tahun ini, premi asuransi masih ditanggung oleh pemerintah, meskipun dengan keterbatasan kuota. Oleh karena itu, prioritas diberikan kepada wilayah-wilayah yang selama ini paling sering terdampak kekeringan.

Simak berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita GarutIntanNews.com di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUeKWD1iUxcq6U1Fe40. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Banyak Dibaca

https://www.b2ccreation.com/privacy-policy/ https://huskgreenville.com/food/menu/ https://www.historync.org/railroads.htm https://historync.org/textiles.htm https://www.b2ccreation.com/blog/ https://www.b2ccreation.com/cart/ https://euhealthpharm.com/product/buprenorphine-oral-lyophilisate/ https://www.amtrakhistoricalsociety.org/photos.html https://www.stpeterinstitute.com/post/evidence-for-christianity-the-shroud-of-turin https://huskgreenville.com/about/cuisine/ https://euhealthpharm.com/product/buy-co-codamol-30mg-500mg-online/