BerandaPolitikDeklarasi GPMP Mengajak Warga Persatuan Islam Pilih Capres Nomer Urut 01 Untuk...

Deklarasi GPMP Mengajak Warga Persatuan Islam Pilih Capres Nomer Urut 01 Untuk Perubahan Nasional

GARUT INTAN NEWS Deklarasi yang dipenuhi semangat kebersamaan, Gerakan Persatuan Menuju Perubahan (GPMP) menggelar acara penting, Dengan kehadiran calon presiden nomor urut 01, Anis Rasyid Baswedan ke Staipi Garut, Kamis (08/02).

Melalui sebuah deklarasi yang penuh semangat, Gerakan Persatuan Menuju Perubahan (GPMP) mengajak warga Persatuan Islam (Persis) di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, untuk bersatu dalam mendukung pasangan Anies Rasyid Baswedan pada Pemilu 2024. Dalam acara deklarasi yang dihadiri oleh calon presiden nomor urut 1, Anis Rasyid Baswedan, ketua umum GPMP, Muchsin Al Fikri, menyampaikan pesan penting terkait tujuan perubahan nasional.

“Dalam rangka menjawab persoalan kenegaraan, kita mengajak untuk mencoblos dan memilih Pak Anies. Momentum tanggal 14 ini hendaknya menjadi hari perubahan nasional bagi Indonesia,” ungkapnya.

Deklarasi GPMP Mengajak Warga Persatuan Islam Pilih Capres Nomer Urut 01 untuk Perubahan Nasional
Deklarasi GPMP Mengajak Warga Persatuan Islam Pilih Capres Nomer Urut 01 untuk Perubahan Nasional

Ia menyoroti hilangnya etika dan tata krama politik, serta mencela politik dinasti yang mengorbankan demokrasi. Dalam menegaskan kemandirian pasangan nomor urut 1.

“Pak Anies tidak dikendalikan oleh oligarki, dan kehadiran para pendukungnya hari ini tidak melibatkan mobilisasi massa yang dibayar. Mereka datang dengan biaya sendiri, membawa harapan untuk perubahan yang lebih baik.” Ujarnya.

Deklarasi GPMP Mengajak Warga Persatuan Islam Pilih Capres Nomer Urut 01 untuk Perubahan Nasional
Deklarasi GPMP Mengajak Warga Persatuan Islam Pilih Capres Nomer Urut 01 untuk Perubahan Nasional

Fikri mengajak warga untuk memberikan komitmen dalam mendukung pasangan AMIN, termasuk kehadiran di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos. Ia juga menyinggung potensi kecurangan, termasuk intimidasi dan politisasi bantuan sosial (bansos) yang harus diwaspadai.

Fikri menekankan partisipasi seluruh elemen masyarakat, ormas, dan masa dalam proses pembangunan. “Warga Persatuan Islam memiliki SDM yang mumpuni untuk turut serta dalam mengelola negara,” tambahnya.

Dengan penuh semangat, GPMP menyatakan kesiapannya menghadapi serangan pajar dengan memberikan penguatan kepada masyarakat agar tidak mudah terbeli atau berubah pendirian akibat bantuan bantuan yang diberikan.

“jadi bansos itu silahkan ambil karena itu hak masyarakat tetapi memilih sesuai hati, jangan sampai dikendalikan oleh bantuan bantuan” pungkasnya.

Simak berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita GarutIntanNews.com di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUeKWD1iUxcq6U1Fe40. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Banyak Dibaca