Santri PPI 81 Cibatu Resmi Diwisuda dalam Rangkaian Acara SEHATI
CIBATU, 18 Juni 2026– Sebanyak 103 santri Pesantren Persatuan Islam (PPI) 81 Cibatu resmi diwisuda dalam rangkaian kegiatan SEHATI (Semarak Haflah Imtihan). Acara yang berlangsung meriah dan penuh khidmat di lingkungan pesantren tersebut menandai kelulusan para santri dari empat jenjang pendidikan sekaligus, yaitu Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
Prosesi tahunan ini dihadiri langsung oleh pimpinan pesantren, jajaran asatidz dan asatidzah, para wali santri, serta tokoh masyarakat setempat. Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti area acara ketika para wisudawan dan wisudawati dipanggil satu per satu ke atas panggung untuk menerima pengakuan atas keberhasilan akademis mereka.
Dalam sambutannya, Pimpinan PPI 81 Cibatu menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran prosesi wisuda ini. Beliau juga mengapresiasi kegigihan para santri yang telah menyelesaikan masa studinya dengan baik.
“Wisuda ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan gerbang awal bagi para santri untuk terus menuntut ilmu yang lebih tinggi dan mengamalkan nilai-nilai Islam di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya di hadapan para hadirin.
Selain memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan, pihak pesantren juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua santri. Keberhasilan 103 santri ini dinilai sebagai buah dari sinergi yang kokoh antara pihak keluarga, dedikasi para guru, serta lingkungan pesantren yang kondusif.

Sebagai informasi, kegiatan wisuda ini merupakan puncak dari rangkaian agenda SEHATI yang rutin digelar setiap tahunnya. Selain sebagai momen kelulusan, SEHATI juga berfungsi sebagai wadah evaluasi berkala, bentuk apresiasi prestasi, sekaligus syiar pendidikan Islam di wilayah Cibatu.
Dengan suksesnya wisuda tahun ini, PPI 81 Cibatu kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi muslim yang unggul, berkarakter mulia, dan siap menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya dengan bekal iman dan ilmu yang kuat.
Source: Silmi Anzani
