GARUT INTAN NEWS – Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Barat menggelar sosialisasi Sistem Pendidikan Berbasis Manusia (SPBM) atau “Sekolah Manusia Unggul” (Sekolah Maung) di GOR SMA Negeri 1 Garut, Rabu (20/5/2026). Program tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan karakter dan prestasi siswa.
Kepala SMAN 1 Garut, Sri Mulyani, menyebut penunjukan sekolah yang dipimpinnya sebagai Sekolah Maung bukan tanpa alasan. Menurutnya, SMAN 1 Garut selama ini telah memiliki rekam jejak prestasi yang konsisten dan menjadi salah satu sekolah favorit masyarakat Kabupaten Garut.
Ia menilai prestasi yang diraih SMAN 1 Garut tidak hanya terlihat dari pencapaian sekolah secara institusi, tetapi juga dari kualitas siswa yang terus menorehkan berbagai prestasi, baik akademik maupun non akademik, dari masa ke masa.
Berbagai penghargaan telah diraih sekolah tersebut, di antaranya predikat Sekolah Sehat Nasional, Adiwiyata Mandiri, sekolah berbasis ISO, hingga penghargaan pelayanan prima tingkat nasional. Selain itu, lulusan SMAN 1 Garut juga banyak diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Politeknik Negeri Bandung.
Sri Mulyani berharap program Sekolah Maung mampu mengembalikan marwah SMAN 1 Garut sebagai sekolah unggulan yang tidak hanya dikenal dari capaian institusi, tetapi juga dari kualitas lulusan yang semakin kompetitif dan berkarakter.
Untuk mendukung kesiapan program tersebut, pihak sekolah telah melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari pembentukan tim internal, peningkatan kompetensi guru, pelaksanaan workshop dan bimbingan teknis, hingga sosialisasi secara masif kepada seluruh warga sekolah.
Dengan kesiapan yang telah dibangun, SMAN 1 Garut optimistis dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mencetak generasi unggul melalui program Sekolah Maung sekaligus menjadi standar baru kualitas pendidikan di Jawa Barat.
