GARUT INTAN NEWS — Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Barat menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan Muktamar XXIV IPM yang akan digelar di Makassar pada 5–8 Februari 2026.
Sebagai bentuk kesiapan tersebut, PW IPM Jawa Barat menggelar seremonial pelepasan kontingen Muktamar yang berlangsung di Aula Mujahidin Bandung, Selasa (4/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Barat Dr. Iu Rusliana, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Barat, para mantan Ketua Umum PW IPM Jawa Barat, yakni Enjang Tedi, Faliq Mubaroq, Teguh Mulyadi, dan Rifki Fauzi, serta seluruh utusan Pimpinan Daerah IPM se-Jawa Barat.
Ketua Umum PW IPM Jawa Barat, Sunanulhuda, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muktamar XXIV IPM bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah gerak organisasi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ia menekankan bahwa IPM dituntut mampu menghadirkan gagasan-gagasan progresif tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan sebagai landasan gerakan.
“PW IPM Jawa Barat berkomitmen menjadikan Muktamar ini sebagai ruang konsolidasi ide, penguatan kaderisasi, dan regenerasi kepemimpinan yang berorientasi pada keberlanjutan gerakan pelajar Muhammadiyah,” ujar Sunanulhuda.
Dalam kesempatan tersebut, PW IPM Jawa Barat juga secara resmi mengusung tiga calon formatur pada Muktamar XXIV IPM, yakni Amartian Bagus Pratama, Fadhil Azhar Permana, dan Izzan Faruqy Azzahir.
Sunanulhuda menyampaikan bahwa ketiga nama tersebut merupakan kader terbaik IPM Jawa Barat yang memiliki kapasitas intelektual, integritas, serta pengalaman organisasi yang mumpuni. Ia optimistis para formatur yang diusung mampu membawa Pimpinan Pusat IPM ke arah yang lebih visioner, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berkelanjutan secara program dan gerakan.
Sementara itu, Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Barat, Dr. Iu Rusliana, mengapresiasi kesiapan dan semangat PW IPM Jawa Barat dalam menghadapi Muktamar XXIV IPM. Ia menekankan pentingnya peran IPM sebagai gerakan pelajar yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
“Muktamar ini harus melahirkan kepemimpinan yang kuat secara ideologis, matang secara intelektual, dan peka terhadap persoalan umat, bangsa, dan generasi muda,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya Muktamar XXIV IPM, diharapkan IPM mampu melahirkan kepemimpinan baru yang membawa organisasi semakin maju, relevan, serta berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
