BerandaBabancongMerebaknya Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Di Garut, Ini Yang Diskannak...

Merebaknya Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Di Garut, Ini Yang Diskannak Lakukan

GARUT INTAN NEWS – Dalam menghadapi merebaknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Garut, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Garut mengambil langkah tegas, Terutama terkait pembelian ternak dari luar daerah yang diduga menjadi pemicu penyebaran penyakit, Sabtu (10/02).

Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali mencuat di Kabupaten Garut, menimbulkan kekhawatiran di beberapa kecamatan seperti Cilawu, Wanaraja, Leles, dan Malangbong. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kasus ini berasal dari ternak baru yang dibeli di luar pasar ternak Garut tanpa melalui prosedur pemasukan yang benar, yaitu tanpa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Merebaknya Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Di Garut, Ini Yang Diskannak Lakukan
Merebaknya Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Di Garut, Ini Yang Diskannak Lakukan

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menjelaskan bahwa kehadiran ternak baru yang membawa bibit penyakit dari luar daerah tanpa pengecekan kesehatan yang memadai menjadi penyebab merebaknya kasus PMK. Meski demikian, Beni menegaskan bahwa situasi masih terkendali berkat penanganan cepat dari petugas Diskannak.

“Munculnya kasus PMK kembali karena adanya ternak baru yang membawa bibit penyakit dari luar tanpa melalui pengecekan kesehatan hewan dari dokter hewan berwenang dari daerah asal, sehingga penyakit ini masuk ke daerah Garut. Ternak tersebut dibeli dengan tujuan digemukkan dan akan dijual pada saat Idul Adha,” ungkapnya.

Merebaknya Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Di Garut, Ini Yang Diskannak Lakukan
Merebaknya Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Di Garut, Ini Yang Diskannak Lakukan

PMK sendiri merupakan penyakit menular pada ternak, khususnya sapi, kerbau, domba, dan kambing, disebabkan oleh virus dengan gejala ternak mengeluarkan leleran dari mulut yang berlebihan (hipersalivasi), lepuh di mulut, dan kuku.

Beni Yoga Gunasantika menyebutkan bahwa 5 ekor sapi yang menunjukkan gejala PMK di Cilawu telah mendapat penanganan dan menunjukkan tanda-tanda kesembuhan. Namun, beberapa hewan ternak yang diduga terinfeksi PMK di Wanaraja, Malangbong, dan Leles masih terus mendapatkan perhatian lebih dari pihak Diskannak.

Merebaknya Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Di Garut, Ini Yang Diskannak Lakukan
Merebaknya Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Di Garut, Ini Yang Diskannak Lakukan

Dalam penanganan kasus ini, Diskannak melakukan langkah-langkah cepat, termasuk vaksinasi PMK pada ternak yang sehat, pengobatan pada ternak sakit, penerapan biosecurity untuk mencegah penularan virus PMK, dan peningkatan kewaspadaan melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat.

Beni juga memberikan imbauan kepada masyarakat, terutama peternak, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap PMK dengan melakukan vaksinasi pada ternak yang sehat, memberikan pakan berkualitas, dan membeli hewan ternak hanya dari tempat yang terpercaya dan dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Akibat merebaknya kasus PMK ini juga, Beni mengimbau para pelaku usaha peternakan untuk membeli ternak sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 17 tahun 2023 tentang Pengawasan Lalu Lintas Hewan, Produk Hewan dan Media Pembawa Penyakit Hewan Lainnya,” tambah Beni.

Merebaknya Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Di Garut, Ini Yang Diskannak Lakukan
Merebaknya Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Di Garut, Ini Yang Diskannak Lakukan

Diskannak juga mengingatkan agar masyarakat membeli daging sapi hasil pemotongan di rumah potong hewan yang dikelola oleh pemerintah. Melalui Surat Himbauan Diskannak, masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika menemukan gejala PMK ke Unit Pelaksana Tugas (UPT) wilayah Diskannak, UPT Puskeswan, atau bidang kesehatan hewan setempat. Upaya ini diharapkan dapat membantu meminimalisir penyebaran penyakit dan melindungi keberlanjutan industri peternakan di Kabupaten Garut.

Simak berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita GarutIntanNews.com di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUeKWD1iUxcq6U1Fe40. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Banyak Dibaca