GARUT INTAN NEWS – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut menggencarkan pengawasan partisipatif dengan menyasar kalangan pemilih pemula melalui program Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bertajuk Bawaslu Ber-Sigap (Bawaslu Bersama Siswa Garut Awasi Pemilu).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMK Plus Qurota A’yun dan diikuti sekitar 100 siswa-siswi. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Garut, Ahmad Nurul Syahid, hadir dalam kegiatan tersebut bersama dua anggota Bawaslu Garut, yakni Lamlam Masropah selaku Koordinator Divisi P2HM dan Ipur Purnama Alamsyah selaku Koordinator Divisi PP&Datin. Turut hadir Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Garut, Anton Amri M. Pangerang.

Melalui program Ber-Sigap, Bawaslu Garut secara khusus menyasar kelompok pemilih pemula agar memiliki pemahaman mengenai pengawasan pemilu dan peran yang dapat dilakukan masyarakat dalam menjaga proses demokrasi.
Pelajar menjadi salah satu kelompok yang dinilai penting untuk mendapatkan edukasi kepemiluan sejak dini, terutama agar mereka memahami bahwa partisipasi dalam pemilu tidak hanya sebatas menggunakan hak pilih, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap proses penyelenggaraannya.
Pengawasan partisipatif juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk ikut mencermati potensi pelanggaran pemilu dan menyampaikan informasi kepada pihak berwenang melalui mekanisme yang berlaku.
Dengan melibatkan pelajar melalui kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah, Bawaslu Garut berharap pemilih pemula semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung pelaksanaan pemilu yang berintegritas.
Program Bawaslu Ber-Sigap menjadi salah satu pendekatan edukasi yang diarahkan untuk memperluas keterlibatan generasi muda dalam pengawasan pemilu di Kabupaten Garut.