GARUT INTAN NEWS – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kabupaten Garut melalui Klinik Aster PKBI Garut bersama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang memperkuat upaya perubahan perilaku masyarakat melalui edukasi dan layanan kesehatan terkait kesehatan reproduksi dan seksual.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui rangkaian peningkatan kapasitas bagi peer educator serta kader kesehatan masyarakat dan remaja. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperluas pemahaman mengenai berbagai persoalan kesehatan yang masih membutuhkan perhatian, mulai dari infeksi menular seksual (IMS), HIV/AIDS, tuberkulosis (TBC), hingga hepatitis.
Direktur Eksekutif PKBI Garut sekaligus Manajer Klinik Aster PKBI Garut, Ir. Denden Supresiana, mengatakan keterlibatan kader dan peer educator menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan perilaku di tengah masyarakat.
Menurutnya, kader tidak hanya berperan dalam mengikuti kegiatan edukasi, tetapi juga dapat menjadi penghubung informasi kesehatan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Tujuannya memberikan pemahaman lebih bagi kader kesehatan masyarakat terkait kesehatan reproduksi dan seksual, termasuk IMS, HIV/AIDS, TBC serta hepatitis,” ujar Denden.
Selain pemberian informasi, kegiatan tersebut juga dilengkapi layanan mobile clinic untuk pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini.
Layanan yang diberikan di antaranya pemeriksaan HIV melalui HIV Counseling and Testing (HCT), pemeriksaan dalam program Triple Eliminasi, serta layanan Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) sebagai salah satu upaya pencegahan penularan HIV.
Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan secara berseri mulai Juli hingga September 2026. Sebanyak empat kegiatan digelar dengan target menjangkau sekitar 100 peserta.
Tiga kegiatan dilaksanakan dalam bentuk diseminasi informasi dan layanan mobile clinic di luar Sekretariat PKBI Garut. Sementara satu kegiatan lainnya dilakukan melalui closed meeting di Sekretariat PKBI Garut dengan fokus pada dukungan psikososial serta penguatan kepatuhan terapi antiretroviral (ARV) bagi orang dengan HIV (ODHIV).
Perwakilan HSSE PT PGE Area Kamojang, Dewi Amroe, mengatakan perusahaan mendukung kolaborasi dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai isu kesehatan, khususnya HIV/AIDS, IMS dan TBC.
“Kita mencari wawasan dalam penanggulangan terkait dengan HIV/AIDS, IMS dan TBC,” kata Dewi.
Menurut Dewi, PT PGE Area Kamojang juga memiliki pengalaman dalam menjalankan program pencegahan dan penanggulangan penyakit di lingkungan kerja. Pada 2026, perusahaan tersebut memperoleh penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan dan tingkat Provinsi Jawa Barat dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS serta Tuberkulosis (P2 HIV/AIDS dan TBC) dengan kategori Platinum.
Ia berharap kerja sama dengan PKBI Garut dapat terus berlanjut dan dikembangkan melalui berbagai kegiatan kesehatan lainnya.
Sementara itu, PKBI Garut melalui Klinik Aster terus mendorong masyarakat agar memiliki akses terhadap informasi dan layanan kesehatan yang memadai. Klinik tersebut telah terakreditasi paripurna, bermitra dengan BPJS Kesehatan, serta menjalankan layanan yang berkaitan dengan HIV, IMS, TBC dan PrEP.
Melalui kolaborasi tersebut, PKBI Garut dan PT PGE Area Kamojang berharap peningkatan pengetahuan tidak berhenti pada peserta kegiatan. Edukasi diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih terbuka terhadap pemeriksaan kesehatan, melakukan deteksi dini, memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, serta memberikan dukungan kepada kelompok yang membutuhkan pendampingan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sadar terhadap kesehatan reproduksi dan seksual serta pencegahan penyakit menular.