GARUT INTAN NEWS – Konsistensi kinerja Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut kembali mendapat pengakuan bergengsi. Dalam ajang Garut Treasury Award 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Garut, Lapas Garut berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus, menegaskan komitmennya dalam pengelolaan anggaran negara yang akuntabel dan profesional.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Langkah-Langkah Pelaksanaan Anggaran Tahun 2026 yang digelar di Aula KPPN Garut, Kamis (26/2), dan dihadiri oleh para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) satuan kerja lingkup KPPN Garut. Lapas Garut menerima tiga penghargaan sekaligus, yakni:
1. Sertifikat Apresiasi sebagai Satuan Kerja dengan Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Kategori “SEMPURNA” dengan Nilai 100 Periode Tahun 2025.
2. Peringkat Kedua Satuan Kerja Pengguna Cash Management System (CMS) dengan Persentase Penggunaan Terbesar Tahun 2025.
3. Peringkat Ketiga Satuan Kerja Pengguna Kartu Kredit Pemerintah (KKP) dengan Kinerja Terbaik Periode Tahun 2025.
Nilai IKPA sempurna yang diraih menunjukkan bahwa seluruh proses pengelolaan anggaran, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, ketepatan penyampaian Surat Perintah Membayar (SPM), hingga pelaporan, telah dilaksanakan secara disiplin, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Capaian tersebut semakin memperkuat rekam jejak positif Lapas Garut, yang sebelumnya juga memperoleh apresiasi dari Ombudsman Republik Indonesia dengan nilai 94,16 dan kategori kualitas pelayanan publik “Sangat Baik” pada tahun 2025. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi di antara satuan kerja pemasyarakatan di wilayah Jawa Barat yang dinilai pada periode tersebut.
Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan bahwa penghargaan di bidang pengelolaan anggaran dan pelayanan publik memiliki keterkaitan erat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas.
“Pelayanan publik yang berkualitas tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan anggaran yang akuntabel. Ketika keuangan negara dikelola secara transparan dan tertib, maka program pembinaan, pelayanan, dan pengamanan dapat berjalan optimal serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Garut Treasury Award sendiri merupakan bentuk apresiasi tahunan kepada satuan kerja dengan kinerja pengelolaan anggaran terbaik, dengan indikator penilaian meliputi nilai IKPA, kecepatan penyampaian SPM, pemanfaatan sistem digital keuangan, serta ketertiban administrasi.
Keberhasilan ini memperkuat citra positif pemasyarakatan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga serius membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Sinergi antara kualitas pelayanan publik yang diakui Ombudsman dan tata kelola anggaran yang diapresiasi KPPN menjadi bukti nyata bahwa reformasi birokrasi di Lapas Garut berjalan secara menyeluruh, mencakup aspek pelayanan, manajemen, hingga integritas pengelolaan keuangan negara.
