GARUT INTAN NEWS – Suasana berbeda tampak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut selama bulan suci Ramadhan. Seluruh pegawai, termasuk peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Batch 2, diwajibkan mengikuti kegiatan mengaji bertajuk “One Day One Juz” yang dilaksanakan setiap pagi sebelum memulai aktivitas kerja.
Kegiatan ini berlangsung setiap hari sekitar pukul 08.00 WIB di Cafe Lapas Garut. Dalam program tersebut, seluruh peserta secara bersama-sama membaca Al-Qur’an dengan target satu juz per hari sebagai bagian dari pembinaan spiritual dan penguatan integritas aparatur pemasyarakatan.
Program One Day One Juz menjadi salah satu langkah nyata Lapas Garut dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan di lingkungan kerja. Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat mental, moral, serta membentuk karakter pegawai yang berintegritas dan berakhlak mulia.
Kepala Lapas Garut, Rusdedy, A.Md.IP., S.H., M.Si, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari pembinaan rohani yang diharapkan berdampak langsung pada kualitas kinerja dan pelayanan.
“Melalui program One Day One Juz ini, kami berharap seluruh pegawai dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta membentuk pribadi yang lebih disiplin, berintegritas, dan humanis dalam menjalankan tugas.
Momentum Ramadhan ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual yang akan berdampak positif pada kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Garut,” ungkap Rusdedy.
Ia menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap pagi ini juga menjadi sarana refleksi diri sekaligus membangun suasana kerja yang religius dan penuh keberkahan selama bulan Ramadhan.
Selain sebagai pembinaan spiritual, program ini juga diharapkan mampu memperkuat komitmen pegawai dan peserta magang dalam memberikan pelayanan publik yang profesional serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berlandaskan nilai-nilai religius.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan penuh antusiasme, mencerminkan komitmen kuat Lapas Garut dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan spiritualitas yang kokoh.
