GARUT INTAN NEWS — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, secara resmi membuka Kejuaraan Futsal Wondr Garut Series di GOR SportHall Cikuray, Kamis (22/10/2026). Ajang ini menjadi salah satu wadah pembinaan atlet muda sekaligus mendorong perkembangan olahraga futsal di Kabupaten Garut.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan antusiasme penonton yang memadati tribun arena. Meski dihadiri banyak penonton, kegiatan tersebut dilaporkan berlangsung tertib dan kondusif.
Dalam sambutannya, Asep Mulyana menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh tim penyelenggara yang telah mempersiapkan kejuaraan tersebut. Ia menilai pengelolaan kegiatan dengan jumlah pengunjung yang besar membutuhkan koordinasi dan tanggung jawab dari seluruh pihak.
Menurutnya, penyelenggaraan turnamen olahraga tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga harus mampu menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung pengembangan potensi generasi muda.
Asep juga mengingatkan para atlet agar menjadikan olahraga sebagai sarana membangun karakter, kedisiplinan, dan mental yang kuat. Ia secara khusus mengimbau generasi muda untuk menjauhi narkoba dan zat adiktif lainnya yang dapat merusak kesehatan serta masa depan.
Ia menegaskan, prestasi olahraga harus berjalan seiring dengan perilaku positif, baik di dalam maupun di luar lapangan. Karena itu, para pemain diharapkan menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Selain kepada atlet, pesan menjaga keamanan dan ketertiban juga disampaikan kepada pelatih, panitia, serta para suporter. Seluruh pihak diminta menjaga suasana tetap kondusif selama pertandingan hingga turnamen berakhir.
Asep berharap Kejuaraan Futsal Wondr Garut Series dapat berlangsung lancar dan menjadi ruang bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan serta meraih prestasi.
Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan melibatkan puluhan tim futsal dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut. Melalui kompetisi tersebut, diharapkan muncul bibit-bibit atlet potensial yang mampu berkembang dan bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.