Garut Intan News – Semangat pelayanan sosial dan penguatan kesehatan masyarakat mewarnai kegiatan khitanan massal dan “ngariung bareng” yang digelar Klinik Utama Rotinsulu Garut dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-91. Mengangkat tema “Sembilan Dekade Mengabdi, Bertransformasi Melayani Negeri”, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen institusi kesehatan dalam memberikan layanan yang inklusif sekaligus mendekatkan edukasi medis kepada masyarakat.
Acara berlangsung di kompleks klinik di Jalan Pembangunan Blok Astana Kalong, Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (13/2/2026). Rangkaian kegiatan sosial ini diikuti masyarakat dengan antusias, terutama keluarga yang memanfaatkan layanan khitan gratis sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan anak.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Direktur Utama Klinik dr. Andi Basuki Prima Birawa, dr. Dwi Feris Martua Sidabutar, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dr. H. Leli Yuliani.,M.M.Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Fokus Pemerintah: Penanganan
Penyakit Paru dan Akses Layanan
Dalam keterangannya kepada awak media, Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa Garut masih menghadapi tantangan kesehatan serius, khususnya penyakit paru dan tuberkulosis (TBC). Tingginya angka kasus menuntut penanganan komprehensif yang mencakup pencegahan, edukasi masyarakat, serta layanan medis yang mudah dijangkau.
“Pentingnya dukungan lintas sektor, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, agar fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan optimal. Edukasi publik dinilai krusial karena penyakit paru bersifat menular dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius jika tidak ditangani sejak dini” ujarnya.
Bupati juga menyoroti perbaikan sistem pendataan sosial dan kesehatan yang menjadi dasar kebijakan layanan. Penyempurnaan indikator dan metode penilaian terus dilakukan agar bantuan kesehatan lebih tepat sasaran, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara objektif dan transparan.
Komitmen Klinik: Pengembangan Fasilitas dan Pelayanan
Direktur Utama Klinik, Dr.dr.Andi Basuki Prima Birawa.Sp.S(K).,M.A.R.S menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari misi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Garut termasuk wilayah dengan beban kasus penyakit paru yang cukup tinggi, sehingga klinik memprioritaskan penguatan layanan diagnostik dan pengobatan”,pungkasnya
Klinik terus mengembangkan fasilitas serta sistem pelayanan, termasuk integrasi pembiayaan melalui BPJS agar masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi dapat mengakses layanan kesehatan. Kendala administratif yang muncul, menurutnya, terus dibenahi demi memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik.
Selain itu, pihak klinik berencana memperluas kapasitas layanan melalui konsultasi dengan pemerintah pusat terkait regulasi dan dukungan anggaran. Pengadaan alat kesehatan modern menjadi bagian penting dari strategi peningkatan mutu layanan di masa mendatang.
Perayaan yang Sarat Makna Sosial
Khitanan massal dan kegiatan kebersamaan ini menjadi simbol perjalanan panjang pengabdian selama sembilan dekade. Klinik tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas medis, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan kepedulian sosial bagi masyarakat.
Momentum HUT ke-91 ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan warga dalam membangun sistem kesehatan yang lebih responsif, merata, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, pelayanan kesehatan hadir sebagai bentuk nyata transformasi dan pengabdian.(*)
