GARUT INTAN NEWS – Penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasirbajing dan Pasar Andir memasuki tahap lanjutan setelah kedua lokasi tersebut disepakati naik status menjadi tanggap darurat dalam rapat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut, U. Basuki Eko, mengatakan langkah penanganan di kedua lokasi akan dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing.
“Hasil rapat di BPBD kemarin telah disepakati untuk Pasar Andir dan TPA Pasirbajing statusnya naik menjadi tanggap darurat. Hari ini kami akan melaksanakan penanganan lanjutan di kedua lokasi,” ujar Basuki Eko.
Untuk TPA Pasirbajing, tim gabungan akan melanjutkan pemadaman api yang masih menjalar di area tempat pembuangan sampah. Penanganan melibatkan BPBD, Disdamkarmat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), TNI-Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Disdamkarmat mengerahkan sejumlah armada dan personel guna mendukung proses pemadaman. Di lokasi TPA Pasirbajing, armada yang disiapkan terdiri atas satu unit mobil pancar dari Mako, satu unit dari Pos Kota, satu unit dari Kodim, satu unit water supply atau pancar dari Pos Leles, serta satu unit water supply berkapasitas 8.000 liter yang dipinjam-pakaikan oleh Denbekang.
Selain itu, satu unit mobil pancar dari Pos Limbangan disiagakan sebagai armada cadangan untuk mendukung kebutuhan penanganan di lapangan.
Sebanyak 27 personel Disdamkarmat diterjunkan ke lokasi TPA Pasirbajing. Jumlah tersebut mendapat tambahan bantuan satu regu personel dari Satuan Brimob.
Sementara itu, penanganan di Pasar Andir difokuskan pada pembersihan dan pengangkutan material sisa kebakaran. Disdamkarmat menurunkan satu unit mobil pancar dari Pos Cikajang dengan lima personel.
Setelah proses pembersihan dan pengangkutan material selesai, lokasi bekas kebakaran Pasar Andir direncanakan akan dimanfaatkan sebagai pasar darurat sementara, sesuai permintaan warga.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu aktivitas perdagangan masyarakat kembali berjalan di tengah proses penanganan pascakebakaran.
Dengan peningkatan status menjadi tanggap darurat, penanganan di TPA Pasirbajing dan Pasar Andir dilanjutkan melalui koordinasi lintas instansi, dengan fokus pemadaman api di TPA serta pembersihan area dan persiapan pasar darurat di Pasar Andir.