GARUT INTAN NEWS – Piazza Firenze Garut tak sekadar menjadi pusat belanja, tetapi kini menjelma sebagai simbol kebangkitan industri kerajinan kulit berbasis koperasi. Hal itu ditegaskan Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Juliantono, saat menghadiri Piazza Firenze Awards 2025 yang sekaligus memperingati satu tahun berdirinya kawasan tersebut pada Kamis (16/01/2026).
Ferry mengapresiasi konsep Piazza Firenze yang memadukan bangunan berkelas dengan isi yang mencerminkan semangat kebangkitan para perajin kulit Garut. Ia menilai, transformasi yang dilakukan Koperasi Artisan Kulit Indonesia di bawah binaan Poppy Dharsono berhasil mengangkat kerajinan yang semula bersifat semi tradisional menjadi produk modern dengan standar internasional.
“Tempat ini, tempat yang lokasinya bagus, bangunannya bagus isinya juga menggambarkan tentang bagaimana semangat Poppy Dharsono bersama koperasi Artisan kulit Indonesia bangkit lagi dari kerajinan yang semula semi tradisional sekarang sudah menjadi modern dengan selera dan bentuk kerajinan yang udah hampir menyamai standar produk-produk kulit di dunia,” ujar Ferry.
Ia menambahkan, Piazza Firenze kini bukan sekadar pusat perbelanjaan, melainkan destinasi nasional bagi pecinta produk kulit berkualitas. Pemerintah pusat pun berkomitmen mendukung pengembangannya, termasuk penyediaan alat pengolahan limbah dan modernisasi mesin penyamakan kulit.
“Ini bukan hanya menjadi contoh, Ini menjadi simbol kemajuan koperasi di indonesia menjadi simbol koperasi itu bisa masuk ke sektor yang modern dan bisa standarnya internasional dan mendunia,” katanya.
Sementara itu, Founder Piazza Firenze Garut sekaligus Ketua Koperasi Artisan Kulit Indonesia, Poppy Dharsono, mengungkapkan bahwa kawasan ini dirancang sebagai inkubator bisnis bagi para perajin. Mereka dibina secara bertahap, mulai dari pemetaan produk, pengelompokan keahlian, hingga pendampingan intensif per kelompok.
“Setahun di pamerkan disini tadi bisa di lihat incomenya ada yang tembus 2 milyar dalam 1 toko kecil disini. Dan itu belum lagi pesanan yang pesan tidak lewat kasir kita ada yang pesan 100, 200 dari batam dan dari yang lain, sehingga mereka semangat karena termotivasi dengan lakunya barang barang mereka yang sudah di upgrade,” ungkap Poppy.
Ia juga memperkenalkan gebrakan baru yang menyasar segmen pria, mulai dari tas, jaket, hingga berbagai koleksi fesyen eksklusif. Tak hanya itu, Piazza Firenze juga dilengkapi restoran Italia, memperkuat konsep kawasan ini sebagai ikon baru Kota Garut.
“Rencananya tempat ini menjadi icon dari kota Garut tapi juga menjadi simbol bagaimana sebuah produk masih mampu untuk menjadi tuan di rumahnya sendiri dengan kualitas yang lebih tinggi dan berekonomi yang lebih baik.” tuturnya.
Dengan konsep pembinaan terintegrasi dan standar global, Piazza Firenze Garut kini bukan hanya pusat gaya hidup, melainkan juga simbol bahwa koperasi Indonesia mampu bersaing di panggung internasional.
